Home

Senin, 18 Juni 2012

Bimbingan dan Konseling Keluarga



A.      Kedudukan BK Keluarga dalam Bimbingan dan Konseling
Adapun inti dari pelaksanaan konseling keluarga sebagai salah satu layanan profesional dari seorang konselor didasari oleh asumsi dasar sebagai berikut:

1)   Terjadinya perasaan kecewa, tertekan atau sakitnya seorang anggota keluarga bukan hanya disebabkan oleh dirinya sendiri, melainkan oleh interaksi yang tidak sehat dengan anggota keluarga yang lain.
2)  Ketidak tahuan individu dalam keluarga tentang peranannya dalam menjalani kehidupan keluarga.
3)   Situasi hubungan suami-isteri dan antar keluarga lainya.

RUANG LINGKUP KERJA KONSELOR DI DUNIA USAHA DAN INDUSTRI



Menurut Prayitno (1997) ruang lingkup kerja konselor  di dunia usaha dan industri meliputi lima bidang pelayanan, yaitu:

1.     Penempatan Kerja
Pelayanan penempatan memberikan bantuan bagi para pencari kerja dengan menyediakan berbagai informasi tentang pekerjaan, analisis pekerjaan, serta aspek kognitif, afektif dan psikomotorik penempatan kerja lainnya. Dari pihak lembaga kerja, peranan konselor adalah membantu perusahaan memperolah tenaga kerja yang cocok dengan keperluan dengan keperluan perusahaan sesuai dengan jenis, strata, dan struktur pekerjaan yang ada di perusahaan itu. Dipandang dari pihak pencari kerja dan pengusaha, konselor berusaha membangun suasana the right man on the right place, menempatkan pekerja secara tepat sesuai dengan kondisi pribadinya, bakat, minat, serta bidang keahliannya. Layanan penempatan seperti ini juga berlaku bagi para pekerja yang menempati posisi baru dalam struktur atau penjajagan yang ada.

Minggu, 17 Juni 2012

KOMUNIKASI INTERPERSONAL


             1.      Pengertian
Komunikasi merupakan proses penyampaiaan pesan dari seseorang kepada orang lain. Menurut De Vito (dalam Alo Liliweri, 1997:12) ”komunikasi interpersonal merupakan pengiriman pesan-pesan dari seseorang dan diterima oleh orang lain atau sekelompok orang dengan efek dan umpan balik yang langsung”. Di samping itu, menurut Hafied Canggara (2000:32) ”komunikasi interpersonal adalah proses komunikasi yang berlangsung antara dua orang atau lebih secara tatap muka”.

Jumat, 15 Juni 2012

Kemandirian Remaja


a.         Hakikat Kemandirian
Dalam Bahasa Indonesia, kata “mandiri” diartikan sebagai suatu keadaan dapat berdiri sendiri, tidak bergantung kepada orang lain. Kata “kemandirian” adalah kata benda dari kata mandiri yang diartikan sebagai hal atau keadaan dapat berdiri sendiri tanpa bergantung kepada orang lain. Kemandirian merupakan suatu bentuk perilaku mampu berinisiatif, mampu mengatasi masalah yang terjadi serta mampu melakukan berbagai kegiatan dan tidak tergantung dengan orang lain, yang ditujukan untuk kepentingan pribadi dan kepentinga umum.  

Konsep Diri


1.    Pengertian Konsep Diri
Pengetahuan tentang diri merupakan hal yang sangat penting. Individu perlu memahami dan menyadari dirinya sendiri, sehingga individu memiliki kerangka yang mengarahkan perilakunya didalam lingkungannya. Kajian konsep diri merupakan tema pokok dalam psikologi humanistik yang merupakan salah satu aspek sekaligus inti dari kepribadian seseorang. Para ahli mendefenisikan konsep diri dengan berbagai sudut pandang masing-masing.

William D. Brooks (dalam Jalaludin Rakhmat, 2001: 99) mendefinisikan konsep diri sebagai “those physical, social and psychological perception of ourselves that we have derived from experiences and our interaction with others”. Jadi, konsep diri adalah pandangan dan perasan kita tentang diri kita. Persepsi tentang diri ini boleh bersifat psikologi, sosial dan fisik.